Kamis, 02 Juni 2011

Penggunaan kata 'THAT'

Padanan kata “that” dlm bhs Indonesia ada
beberapa macam

A Sebagai pronoun atau determiner.

1. “itu” Whose car is that? Mobil siapa itu.

2. “mengekpresikan kekaguman atau persetujuan”
“Here’s the picture”” “Oh, that’s cute” “Ini fotonya”
“Wah begitu lucunya”
”Wave bye-bye, Ian. That’s it! Lambaikan tangan.
Nah begitu

3. “bahwa” Is it true that the Nelsons are moving?
Apa benar bahwa Nelson pindh?

4. “yang” Have you gotten the letter that I sent you?
Apa kamu sdh terima surat yang saya kirim
padamu?


B Sebagai adverb

“begitu” Her boyfriend is handsome but he’s not
that tall. Pacarnya tampan tetapi tdk begitu tinggi.

Selain digunakan dalam relative clause sepeti
contoh diatas that juga digunakan untuk tujuan-
tujuan lain. Satu kegunaan lainnya adalah sebagai

conjunction. Namun ketika digunakan sebagai

conjunction,“that” kadang bersifat pilihan dan
kadang bersifat wajib.

” That “ biasanya bersifat pilihan setelah say,
tell, think, believe


Anne said that she had written the report. Or
Anne said she had written the report.

He told me that he had a lot of works to do. Or
He told me he had a lot of work to do.

I think that it is better if you stay here. Or I think it
is better if you stay here.

We believe that she is going to be a good tennis
player. Or We believe she is going to be a good
tennis player.

“That” keharusan setelah:
declare, mention,
report, state,


Yansen mentioned that he is going to be retired
next month.

Democratic Party declared that Mr Bambang will
be the sole candidate of the party for the next .

The Meteorology Center reported that there will
be heavy rain in the next couple of
weeks.presidency election.

The president stated that he is not going to run
for the next presidential election.
Read More...

penggunaan kata, GONNA, WANNA, GOTTA

Kita sering dengar kata gonna, wanna, dan
gotta
digunakan di lagu atau di film. Dan, kalau
kita tinggal di negara atau daerah berkomunitas
native English speakers, ketiga kata ini sering
sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari.
Well, gonna, wanna, dan gotta

sebenarnya
bukanlah sebuah kata, lebih tepat kalau kita sebut
sebut akronim karena merupakan kontraksi atau
penggabungan dua kata, seperti yang akan
dibahas berikut ini. Atau, lebih baik kita sebut
slang karena hanya digunakan in very informal
occasions.
Oleh karena itu, satu pesan saya
adalah NEVER USE ketiga akronim atau slang ini
dalam formal speaking/writing.

A. GONNA


Gonna merupakan kontraksi (penggabungan)
dari GOING TO yang kita jumpai di simple future
tense:

S + BE GOING TO + VERB1 + …

Kalau kita ganti GOING TO dengan GONNA, maka
polanya menjadi:

S + BE GONNA + VERB1 + …

Kalau kalimat formalnya adalah sebagai berikut:

1. I am going to go to bed.
2. He is going to meet you tomorrow.
3. You are going to be his girlfriend, aren’t you?

Kalimat informalnya adalah:

1. I’m gonna go to bed.
2. He’s gonna meet you tomorrow.
3. You’re gonna be his girlfriend, aren’t you?.

NOTE: Selain digunakan dalam simple future
tense, GONNA juga digunakan dalam future
continuous tense, past future tense, past future
continuous tense.

Contoh:

1. He’s gonna be studying at 7 tonight.
2. They were gonna play football yesterday
afternoon but they weren’t playing because of
rain.
3. I was gonna be watching Bayern Munich vs Lion
match at 3 this morning but I wasn’t watching
because I fell asleep.

B. WANNA


Wanna merupakan kontraksi (penggabungan)
dari WANT TO dan WANT A yang kita jumpai
di simple present tense:

S + WANT TO + VERB1 + …

S + WANT + A + SINGULAR NOUN…

Kalau kita ganti WANT TO dan WANT A dengan
WANNA, maka secara berturut-turut polanya
menjadi:

S + WANNA + VERB1 + …

S + WANNA + SINGULAR NOUN…

NOTE:
a. Apapun subject kalimatnya, WANNA tidak
pernah diimbuhi -s.
b. Verb setelah WANNA selalu dalam bentuk
verb1 (kata kerja dasar tanpa TO).
c. Jika WANNA tidak diikuti oleh verb (atau jika
diikuti oleh adjective atau noun), jangan lupa
sisipkan BE (just BE; bukan is, am atau are).

Contoh:

Kalau kalimat formalnya adalah sebagai berikut:

1. I want to go to bed now.
2. He wants to meet you tomorrow.
3. You want to be his girlfriend, don’t you?.
4. She wants a car.

Kalimat informalnya adalah:

1. I wanna go to bed now.
2. He wanna meet you tomorrow.
3. You wanna be his girlfriend, don’t you?.
4. She wanna car.

C. GOTTA


Gotta merupakan kontraksi (penggabungan) dari
GOT TO yang kita jumpai di present perfect
tense dan simple past tense:

S + HAVE/HAS GOT TO + VERB1 + …

S + GOT TO + VERB1….

Kalau kita ganti GOT TO dengan GOTTA, maka
polanya menjadi:

S + HAVE/HAS GOTTA + VERB1 + …

S + GOTTA + VERB1….

NOTE:
a. HAVE dan HAS umumnya dikontraksi dengan
subject kalimat.

b. Verb setelah GONNA selalu dalam bentuk verb1
(kata kerja dasar tanpa TO).

c. Jika GOTTA tidak diikuti oleh verb (jika diikuti
oleh adjective atau noun), jangan lupa sisipkan BE
(just BE; bukan is, am atau are).

Contoh:
Kalau kalimat normalnya adalah sebagai berikut:

1. I have got to go to bed now.
2. He has got to meet you tomorrow.
3. You have got to be his girlfriend, haven’t you?
4. She got to study now.

Kalimat informalnya adalah:

1. I’ve gotta go to bed now.
2. He’s gotta meet you tomorrow.
3. You’ve gotta be his girlfriend, haven’t you?
4. She gotta study now.
Read More...

blogger templates | Make Money Online